Truth and Love News

Paskah Anak 2025

Avatar photo

Felicia Kristianti

Puji syukur kepada Allah Tritunggal, sehingga Kebaktian Paskah Sekolah Minggu GRII Kebon Jeruk, pada tanggal 13 April 2025, telah diadakan dengan tema “Anak Domba yang Disediakan bagi Kita.”

Allah memberikan anugerah yang begitu besar kepada setiap kita, manusia berdosa. Tuhan Yesus, Sang Anak Domba Allah, boleh turun ke dunia untuk menjalankan kehendak Allah, yaitu mati di kayu salib dan menebus dosa kita, dan juga dosa anak – anak. Allah juga memberikan anak – anak kesempatan untuk mengingat kembali pengorbanan Tuhan Yesus melalui Kebaktian Paskah ini. Kebaktian ini diikuti oleh 375 anak dan 118 pendamping. Selain itu, ada 6 panti asuhan dan 17 sekolah diundang sehingga dapat ikut serta beribadah bersama – sama.

Paskah Sekolah Minggu dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan umur anak dan bahasa pengantar, yaitu anak batita – balita (Dipimpin oleh Ibu Suryanti Yunita M.Th.), anak Kelas 1 – 6 bahasa Indonesia (Dipimpin oleh Vik. Joshua Siwalette S.Th), dan anak kelas 1-6 bahasa Inggris (dipimpin oleh Vik. Carlos Wiyono M.Th).

Walaupun kebaktian dimulai pada pukul 10 pagi, banyak anak dan para pendamping yang telah tiba di Gedung Gereja sejak pukul 8. Bersyukur untuk anak – anak yang boleh datang tidak terlambat, sehingga dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti Ibadah. Kursi – kursi yang kosong pun mulai terisi penuh, dan tepat pukul 10 pagi, Kebaktian Paskah pun dimulai. Puji – pujian yang indah dinaikkan dengan diiringi oleh orchestra. Salah satu pujian yang dinaikkan ialah “Orang Sehat Tak Perlu Dokter”.  Kiranya anak – anak boleh mengingat, bahwa seperti orang sakit yang memerlukan dokter, kita orang berdosa memerlukan Tuhan Yesus.

Setelah itu, paduan suara anak GRII Kebon Jeruk mempersembahkan Pujian medley, yaitu: Ketuk, Ikut Tuhanku, dan Cintailah Tuhan. Pujian ini juga terus mengingatkan anak – anak untuk mengasihi Tuhan yang sudah menebus hidup mereka, dan ikut Tuhan seumur hidup mereka.

Pada Kebaktian Paskah kelas kecil, ada perkenalan tokoh singkat, yaitu imam besar, untuk mengantar anak – anak kepada Firman Tuhan. Imam besar bertugas untuk mempersembahkan domba sebagai, korban penebus dosa, untuk menggantikan umat Tuhan yang harusnya dihukum.

Saat kita berbuat dosa, seringkali kita semua tidak sadar akan konsekuensi dosa. Orang yang berbuat dosa harus menerima hukuman maut. Namun, Tuhan memberikan Putra-Nya yang tunggal, untuk menggantikan kita mendapatkan hukuman. Dalam Yohanes 1:29, “Yohanes melihat Yesus datang kepada-Nya dan ia berkata: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Sama seperti Tuhan menyediakan domba jantan untuk menggantikan Ishak dipersembahkan kepada Tuhan, Tuhan Yesus menggantikan anak – anak dan kita semua, menerima hukuman dosa. Sungguh anugerah yang begitu besar untuk kita, manusia berdosa. Firman Tuhan ditutup dengan ajakan kepada anak – anak untuk berdoa, bersyukur untuk Tuhan Yesus yang boleh menggantikan mereka menerima hukuman, dan berkomitmen untuk setia mengikuti Tuhan yang sudah menebus hidup mereka.

Mari kita doakan anak – anak kita, biarlah Firman Tuhan boleh tinggal di dalam hati mereka, dan terus bertumbuh. Biarlah kehidupan mereka sejak kecil sampai bertemu Tuhan kembali, diisi dengan ucapan syukur dan pengertian bahwa Tuhan Yesus telah menggantikan mereka menanggung hukuman dosa. Soli Deo Gloria.