Momen Berharga Bersama Para Opa & Oma
“Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.” Amsal 3:27
Ayat ini menjadi landasan bagi kita sebagai umat Kristen untuk senantiasa mengasihi dan melayani sesama, tanpa memandang usia. Salah satu bentuk pelayanan yang dapat kita lakukan adalah mengunjungi panti werdha usia, berbagi kebenaran dan kasih dengan para opa-oma yang tinggal di sana.
Pada hari Selasa, tanggal 29 Oktober 2024, Tim Aksi Kasih, bersama sama dengan jemaat dari PA Wanita, Departemen Ibadah, Penginjilan dan tim Dokumentasi, melaksanakan kunjungan ke Panti Werdha Wisma Mulia di daerah Jelambar, Jakarta Barat. Pelayanan ini merupakan bagian dari program kerja Tim Aksi Kasih yang bertujuan untuk membawa sukacita dan kabar kebenaran Injil kepada para opa – oma yang menghuni panti tersebut.
Beberapa minggu sebelum acara, tim gabungan melaksanakan survei ke lokasi untuk mendata berapa banyak opa – oma yang tinggal di sana, pekerja dan karyawan di lokasi, serta apa saja kebutuhan sehari – hari dari para opa – oma. Dicatat juga kesukaan para opa – oma dan pilihan makan siang mereka. Pendaftaran yang dibuka 10 hari sebelum acara sudah langsung penuh, dengan kurang lebih 50 orang peserta yang berbeban untuk mengikuti pelayanan ini. Karena situasi panti werdha yang tempatnya terbatas, pendaftaran harus ditutup meski masih banyak jemaat yang menginformasikan ingin ikut.

Hari itu dimulai dengan briefing dari Pak Carlos dan doa bersama serta koordinasi di Gereja, sebagai persiapan untuk kebaktian dan penginjilan pribadi. Khusus untuk penginjilan pribadi, jemaat yang melayani dipersiapkan dan dibekali dengan traktat “Yesus Kristus – Siapakah Dia?”
Perjalanan menuju ke Panti Werdha Wisma Mulia ditempuh dalam waktu 30 menit, 50 orang jemaat menggunakan 9 mobil pribadi beriring – iringan menuju ke lokasi.
Setelah tiba di panti jompo, kami disambut hangat oleh para staf, sembari berkenalan – jemaat juga mengundang para opa – oma keluar dari kamar mereka masing – masing agar dapat mengikuti ibadah di ruang serbaguna. Acara dimulai dengan puji – pujian yang dipimpin oleh Iiturgis Ibu Grace, dan dilanjutkan dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pak Carlos. Para opa dan oma mengikuti ibadah dan puji – pujian dengan antusias.


Total ada 88 orang yang mengikuti ibadah dari awal hingga akhir. Setelah ibadah, jemaat melakukan penginjilan pribadi secara berkelompok kepada tiap-tiap opa dan oma, di mana dilakukan pembacaan traktat, doa bersama dan menyanyikan pujian bersama.
Tuhan memberkati pelayanan kami di hari itu dengan begitu banyak opa – oma yang mendengarkan firman, berkomitmen dan merespons firman dan berinteraksi dengan jemaat yang melayani. Bahkan di beberapa kesempatan, jemaat bisa mendengarkan kesaksian pribadi dari para opa – oma. Kami datang untuk membagi berkat dari Tuhan, namun ternyata justru kami yang menerima berkat. Kami juga memberikan kesempatan bagi para opa – oma untuk menyampaikan harapan dan doa mereka, yang kemudian kami doakan bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan berupa makanan ringan, koyo, minyak kayu putih, dan perlengkapan sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh para opa – oma. Kebersamaan ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.



Acara dilanjutkan dengan makan siang, dimana para opa – oma bisa makan siang bersama (ternyata para opa – oma suka dengan bento) di ruang makan, sementara jemaat juga menikmati waktu kebersamaan dengan makan siang bersama.
Diluar bingkisan untuk masing – masing opa dan oma, gereja juga mempersiapkan donasi yang lain seperti:
- Beras
- Kacang hijau
- Snack / biscuit

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai tanda kenang-kenangan. Kami semua merasa diberkati dapat menghabiskan waktu dengan para opa – oma, memberitakan kabar baik dari Kristus dan berbagi sedikit kebahagiaan dalam kehidupan mereka.
Kunjungan ini menjadi momen yang berharga bagi greja kita. Selain berbagi kebenaran dan kasih, kami juga belajar banyak tentang arti kesabaran, syukur, dan kebahagiaan dari para penghuni panti. Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan dan menjadi berkat bagi semua. Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi kasih dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada semua anggota jemaat yang telah mengikuti kegiatan ini. Diharapkan agar lebih banyak jemaat bisa bergabung dalam kegiatan Tim Aksi Kasih yang selanjutnya.
“Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku.” 1 Timotius 1:12

